Iklan

Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kajari Lhoksukon Bagi- bagi Brosur

ACEH UTARA - Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal, 9 Desember dijadikan momen menggugah kesadaran hukum dan peran serta masyarakat bersama aparat penegak hukum untuk memberantas korupsi .

Berbagi informasi tersebut dilakukan dengan penyebaran brosur di simpang lampu merah kota Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Diharapkan dengan penyebaran brosur ini masyarakat akan lebih tahu dan tinggi kesadaran hukumnya dan berperan aktif terhadap ketertiban hukum.

Dalam memperingati Hari Anti Korupsi tersebut diisi dengan cara membagi-bagikan stiker bertuliskan "Hindari Korupsi", kepada pengendara baik, roda empat, tiga dan dua, yang melewati Jalan Nasional Banda Aceh- Medan, tepatnya di simpang Lampu Merah Kota Lhoksukon, Selasa (9/12) sekira pukul 9:00- 10:30 WIB.

Kajari Lhoksukon, T Rahmatsyah SH, berharap kegiatan ini dengan tujuan untuk menggugah kepada seluruh masyarakat untuk membantu aparat penegak hukum." Kalau bisa masyarakat berperan aktif dalam rangka penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi, baik pencegahannya maupun penindakannya, khususnya di Kabupaten Aceh Utara." Harap Rahmat.

Kajari menambahkan, korupsi selain merugikan bangsa juga merugikan masyarakat itu sendiri. Dan pihaknya komit menangani kasus korupsi ini." Saat ini ada 12 kasus korupsi yang sedang ditanganinya dan yang banyak korupsi dari APBN, diantaranya korupsi 220 M, RSUCM, Sanggar Meuligoe Pase sekitar 1,8 dan kasus lainnya."Tambahnya.

Acara tersebut yang mengangkat tema tentang "Indonesia berintegritas mari berantas korupsi mulai dari diri sendiri". Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Lhoksukon beserta siswa Sekolah Menengah Atas sekitar pukul 8:00 WIB melaksanakan upacara memperingati Hari Anti Korupsi (HAN) bertempat di Halaman Kantor Kejari. (Rj)