Iklan

Pariani, ditepungtawari Puluhan Buruh PTPN- I JRU

ACEH TIMUR - Pariani (37) korban kejahatan pengeroyokan dan penganiayaan oleh oknum anggota Polres Aceh Timur, beserta keluarganya beberapa waktu yang lalu dan mengakibatkan kritis, dipeusijuk
( Ditepungtawari_ Red) oleh puluhan tenaga Buruh Harian Lepas (BHL) Perkebunan Julok Rayeuk Utara (PJRU), PTPN-I.

"Prosesi peusijuk adalah sebuah tradisi atau adat yang diwariskan oleh leluhur kami, para masyarakat Aceh. Dan hal ini sengaja kami lakukan terhadap Pariani, sebagai wujud kepedulian kami atas penderitaan yang dialami Pariani beberapa hari kemarin. Serta kamipun akan terus mendampingi Pariani untuk mendapatkan keadilan yang sesungguhnya." Ujar Murni, rekan kerja Pariani, saat prosesi peusijuek, di Desa Suka Makmur (SKM), Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (7/12/14). 

Dia menambahkan, bahwa ianya dan rekan-rekan yang lain menengarai bahwa ada gelagat tidak baik yang dilakukan oleh pihak pelaku aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Pariani beberapa hari lalu. "Buktinya, NDR berani mengungkapkan bahasa dusta di media, yakni anaknya yang bersatus anggota polisi, Briptu YZ, tidak terlibat melakukan pemukulan terhadap Pariani," cetusnya.

"Namun walaupun demikian, kami yakin bahwa aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian akan dapat melihat secara jernih tentang aksi kejahatan pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi pada diri Pariani," timpal Murni.

Sementara itu, Pariani yang di dampingi suaminya, Sungkono, kepada wartawan mengatakan, rasa harunya atas kepedulian dari rekan-rekan terhadap dirinya. "Tiada kata yang dapat saya ungkapkan selain terima kasih sekali kepada rekan-rekan dan juga kepada semua pihak yang telah menyumbangkan kepedulian kepada saya," tutur Pariani sembari menangis.

"Terima kasih sekali atas perhatian khusus dari Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. "Saya nggak nyangka bila ada orang besar di Jakarta yang peduli terhadap seorang buruh perkebunan seperti saya ini. Terima kasih Pak Wilson," demikian ucapnya. (F- 75)