Iklan

Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Antar Provinsi

LANGSA - Satuan Reserse dan Kriminal Polisi Resort Kota Langsa, berhasil mengungkap dan membongkar sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) antar provinsi yang selama ini beraksi di Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Selain 4(Empat) tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti delapan unit sepmor hasil curian dari tangan penadah, Senin (15/12).

Kapolres Langsa, AKBP. H. Hariadi, SH, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu. Sutrisno, kepada globalaceh.com, diruang kerjanya mengatakan, pengungkapan sindikat curanmor antar provinsi ini berawal dari razia di jalan negara lintas Medan - Banda Aceh yang dilakukan Mapolsek Rantau Selamat Aceh Timur pada Rabu (3/12) dini hari lalu.
     
Saat itu, petugas menghentikan satu unit mobil mini bus jenis Avanza warna silver yang ditumpangi oleh empat orang laki-laki. Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata empat pria ini tidak bisa memperlihatkan identitas diri, sehingga petugas mencurigai keempat penumpang dimaksud." Setelah kita lakukan pemeriksaan dan interogasi, ternyata diketahui keberadaan empat pria dimaksud sedang mengintai dan mencari kendaraan warga yang bisa dicuri dan dibawa lari ke daerah Brandan, Sumatera Utara," sebut Sutrisno.


Dijelaskannya, dari empat penumpang Avanza tersebut, pihaknya menetapkan tiga orang sebagai tersangka curanmor antar provinsi  yang terbukti terlibat. Masing-masing yaitu, Eko Miswanto (29) warga Denai, Stabat, Sumatera Utara sebagai sopir mobil rental yang membawa TSK. Gusti Hartono (31) warga Stabat, Sumut sebagai pelaku utama curanmor dan M. Zainal (20) warga Stabat, Sumut sebagai perantara.
     
"Sementara satu orang penumpang lainnya dinyatakan tidak terlibat dan langsung dibebaskan, namun dari pengembangan ketiga tersangka tersebut akhirnya diketahui tersangka penadah hasil curian yakni, Arifin Afandi (21) yang juga warga Stabat dan berhasil diamankan pada hari yang sama di salah satu rumah warga di daerah Brandan." Terangnya
     
Dari tersangka penadah kita berhasil menyita delapan unit sepmor hasil curian, baik yang sudah dijual maupun masih dalam tahap penjajakan." Dan semua barang bukti telah diamankan di Mapolres Langsa," demikian imbuhnya. (N- 70)