Iklan

PTPN- I JRU Perbaiki Jembatan Rusak dan Longsor di Jalan Lintas Julok- Indra Makmu

ACEH TIMUR - Pasca banjir yang merendam jalan lintas Kuta Binjei Kecamatan Julok dan Alue Ie Mirah Kecamatan Indra Makmu, sejak Rabu (17/12/14) lalu, telah mengakibatkan badan jalan di lintas tersebut mengalami rusak parah pada beberapa lokasi, serta 3 (tiga) unit jembatan juga terputus karena longsor.

Amatan media ini, Sabtu (27/12/14) badan jalan yang terparah rusaknya berada di daerah Desa Bandar Baro, Kecamatan Indra Makmu. Sedangkan 3 (tiga) unit jembatan yang terputus karena longsor, yakni jembatan yang berada di perbatasan antara Desa Blang Nisam dengan Keude Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu. Dan 2 (dua) unit jembatan lagi berada di Desa Buket Panjang dan Desa Blang Mideun, Kecamatan Julok.

Akibatnya, jalur transportasi roda empat di lintas Kuta Binjei - Alue Ie Mirah putus total, dan sejumlah kenderaan terpaksa antri.

Menurut Lilik A Gani alias Preman, warga Kecamatan Julok mengatakan, penanggulangan pertama atas kerusakan badan jalan di Desa Bandar Baroe dan kerusakan 3 (tiga) unit jembatan, langsung ditangani oleh pihak Perkebunan Julok Rayeuk Utara (JRU) PTPN-I yang dikomandoi oleh Asisten Kepala (Askep) perkebunan tersebut, Sabtu (27/12/14) pagi.

Asisten Kepala ( Askep) Perkebunan JRU PTPN-I, Saiful Zahri yang disapa akrap Popo yang didampingi oleh Asisten Heru, kepada Wartawan menjelaskan, bahwa ini adalah perbaikan yang ke dua kalinya oleh pihak Perkebunan JRU pasca banjir kemarin.

"Perbaikan yang pertama kami lakukan pada, Sabtu (20/12/14) minggu lalu. Dan jumlah anggaran yang telah dikeluarkan selama 2 (dua) kali perbaikan sebesar Rp. 100 juta." Terangnya.

Sampai saat ini dan sejak berita ini diturunkan, Askep Perkebunan JRU, Popo, beserta Danramil-10 Julok, Kapten Inf. Kaoy, dan Kapolsek Julok, IPTU. Nurmasyah, S.A.P, masih berada dilokasi, tepatnya di jembatan Desa Blang Mideun yang sedang dalam perbaikan. (F- 75)