Iklan

Akhirnya Polisi Tetapkan Tersangka, Terkait Kematian Mahasiswi Akbid Pemkab Acut

Aceh Utara - Akhirnya,  Polisi Resort Aceh Utara berhasil menetapkan seorang pria berinisial WD (20) sebagai tersangka, terkait kematian seorang mahasiswi tingkat III Ruang A,  Akademi Kebidanan (Akbid) AKKES Pemkab Aceh Utara, Desa Buket Rata, Lhokseumawe. 

Diketahui, tersangka WD merupakan warga Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Tersangka dijerat dengan pasal 181 KUHP yang berbunyi: Barang siapa mengubur, menyembunyikan, membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. 

Mahasiswi cantik itu bernama, Afrida Mutia (20) anak dari pasangan Ramli BA, dan Siti Rani, Warga Desa Tanjong Ceungai, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Dan ditemukan tak bernyawa, Minggu (11/1) lalu, didalam parit jalan menuju rumah korban. 

" Dalam melakukan penyelidikan juga pemeriksaan saksi-saksi,  akhirnya WD ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kematian Afrida ," ucap Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Mahliadi, Rabu (14/1/15) kemarin. 

Dikatakannya, berdasarkan hasil visum, penyebab kematian korban tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan fisik dan seksual pada korban." Korban meninggal akibat keracunan. Namun, untuk lebih jelasnya tanyakan saja sama dokter," terangnya. 

Saat ini tersangka ditahan di Polres Aceh Utara, guna pengembangan lebih lanjut." Dan sambil kita gali informasi serta keterangan lainnya," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Mahliadi. ( IST)