Iklan

Komisi A DPRK Langsa Menilai Pengelolaan Bengkel SMKN 2 Tidak Profesional

Langsa - Komisioner A DPRK Langsa melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sekolah SMK Negeri 2 Langsa, Senin, 19 Januari 2015.

Dalam sidak tersebut, para Wakil Rakyat ini juga melihat bengkel yang ada di sekolah itu, dan menilai bahwa pengelolaan bengkel yang dikelola pihak sekolah tidak profesional. Kegiatan sidak tersebut langsung dipimpin Ketua DPRK Langsa, Burhansyah, SH, dan Ketua Komisi A, Maimul Mahdi serta anggotanya, Amirullah dan beberapa anggota lainnya.
     
Pada kesempatan tersebut, Maimul Mahdi berdialog langsung dengan Ketua Koperasi Pegawai Negeri Tunas Baru STM Negeri Langsa, Supardi. Dalam dialog tersebut politisi Partai Aceh ini, meminta koperasi yang mengelola bengkel sekolah tersebut agar kedepan pengelolaannya dilakukan dengan baik dan transparan, karena selama ini pengelolaannya bengkel tersebut tidak ada manfaatnya untuk sekolah.
     
Sementara itu, Ketua Koperasi Pegawai Negeri Tunas Baru STM Negeri Langsa, Supardi, ketika dimintai tanggapannya, kepada Globalaceh,com, mengatakan, ianya baru saja dipercayakan mengelola bengkel ini atau tepatnya sejak bulan Juni 2014." Dan, selama ia mengelola pendapatan yang diperoleh dari bengkel ini dibagi dua yakni 85 persen untuk bengkel, yang dipergunakan untuk gaji karyawan dan biaya operasional lainnya." Terangnya.
       
Sedangkan, katanya lagi, 15 persen lagi, untuk koperasi dan pihak sekolah, namun sampai sejauh ini pihak sekolah belum mau menerima hasil tersebut karena belum dibuat MoU antara pihak sekolah dengan koperasi." Namun demikian, penghasilan yang diperuntukkan untuk sekolah tetap disimpan, jadi sewaktu-waktu sudah ada perjanjian maka bisa langsung diberikan." Katanya.
   
Ketika disinggung terkait pengelolaan sebelumnya, Supardi menegaskan, ianya mengetahui, tapi menurut informasi yang diterimanya, bahwa, sebelumnya, bengkel ini langsung dikelola oleh manager dalam hal ini mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Langsa yakni Makmur Lingga, dan koperasi hanya menerima fee saja setiap tahunnya. (N- 70)