Iklan

Krueng Keureuto Kembali Meluap, 19 Desa Terendam

Aceh Utara – Akibat meluapnya Krueng (Sungai_Red) Keureuto Kabupaten Aceh Utara, sebanyak 19 desa terendam, Rabu (14/1/15).

Meluapnya sungai tersebut, diperkirakan karena guyuran hujan di hulu sungai yang berada diantara pegunungan antara perbatasan Aceh utara dengan Kabupaten Bener Meriah dan Pante Bahagia. Akibat dari itu, debit air sungai Keureuto menjadi penuh hingga meluap ke daerah pemukiman penduduk.

Camat Matang Kuli, T. Azwar. SE Kepada Globalaceh.com, mengatakan, di tahun ini, banjir sudah sepuluh kali dialami warganya, apalagi warga yang tinggal disepanjang daerah aliran sungai sudah langganan banjir.

Dia mengharapkan, kepada pemerintah setempat agar menanggulangi secepatnya seperti, tanggul- tanggul di daerah tempat rawan terjadinya banjir." Jika sungai yang sudah dangkal tidak segera dikeruk maka setiap hujan lebat dari pergunungan Paya Bakong Pante Bahagia dan Bener Meriah air sungai Krueng Keureutoe akan terus meluap kepermukiman warga, oleh karena itu kita mengharapkan kepada pemeritah untuk segera mencari solusinya," harap  Azwar.

Amatan globalaceh.com, Kapolsek Matangkuli, Iptu, Samsul Bachri, turun ke lapangan untuk meninjau lokasi banjir dan melakukan koordinasi dengan muspika kecamatan setempat.

"Sejak banjir melanda 19 desa tersebut, sampai saat ini belum ada bantuan apapun dari pihak pemerintah. Sementara warga sudah mulai mengungsi ke rumah-rumah tetangganya dan sebagian mencari tempat- tempat yang lebih tinggi dan aman," demikian pungkas Samsul. (Rj)