Iklan

Mantan Kepsek SMPN 1 Indra Makmu, Lecehkan Pekerja Pers

Aceh Timur - Mantan kepala sekolah, SMPN I Kecamatan Indra Makmu, Saiful Jamal, SPd yang akrap disapa pak Jamal, nyaris dilaporkan ke pihak hukum karena melecehkan profesi pekerja pers (Wartawan_ Red), Senin 27 Oktober 2014 lalu.

Namun, permasalahan tersebut tidak jadi dilaporkan ke Polsek Indra Makmu, karena yang bersangkutan ( Saiful Jamal_ Red) menangis tersedu- sedu dan berpuluh puluh kali mengucapkan sumpah atas nama Allah dan memohon agar memaafkan dan meminta bersedia membatalkan rencana untuk melaporkan dirinya ke polsek setempat.

" Sebenarnya, saat itu merasa enggan untuk mema'afkan, karena disinyalir kepsek tersebut sangat licik dan juga diduga pandai memutar balikkan fakta. Karena bermacam pertimbangan kemanusiaan akhirnya membatalkan untuk membuat laporan atas pelecehan terhadap pekerja pers," kisah Zulfadli Idris, Koordinator Liputan Aceh, media ini.

Kemudian, kata Zulfadli, dihadapan Kanit Reskrim, dan Kanit Intelkam Polsek Indra Makmu, mengakui segala kesalahannya dan juga bersumpah atas nama Allah untuk tidak mengulanginya lagi serta memenuhi segala syarat dan ketentuannya asal permasalahan itu tidak dilaporkan pada pihak kepolisian.

"Sampai dengan hari ini, dianya Saiful Jamal, tidak pernah menepati segala persyaratan yang telah diajukan, malahan, dianya berusaha menghindar dan bersembunyi di balik orang-orang yang dianggap mampu membackinginya," terangnya seraya menambahkan tetap akan menuntut dengan ketentuan yang terkandung pada Pasal 18 ayat 1, Undang- undang pers, yakni, bagi setiap orang yang melakukan tindakan dengan tujuan menghambat atau menghalangi pelaksanaan kebebasan pers, maka dapat diancam pidana dengan hukuman penjara paling lama 2 (dua) tahun, atau denda paling banyak Rp. 500 juta.

Sementara itu, mantan Kepala Sekolah SMPN I Indra Makmu, Saiful Jamal, SPd, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Selasa (13/1/15) tidak mengangkat hand phonenya dan di SMS pun tidak di balas. (@Redaksi)