Iklan

Pekerjaan Pengerasan Jalan diduga dikerjakan Asal Jadi

Aceh Utara- Rekanan atau kontraktor yang mengerjakan proyek pengerasan jalan lorong di dua desa antaranya, Desa Teupin Bayu dan Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara, disinyalir dikerjakan asal jadi.

"Jalan Lorong tersebut yang ditimbun rekanan pada akhir 2014 lalu, membuat warga setempat merasa tidak nyaman, akibat tidak ada batu, apa lagi bila musim hujan tiba, jalan lorong itu layaknya lumpur kuning." Kata Warga Desa Teupin Gajah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Zulkifli (37) kepada Globalaceh, Selasa (3/2).

Menurutnya, rekanan yang mengerjakan proyek pengerasan jalan lorong di desanya itu, tidak sesuai dengan juknis." Material yang digunakan, tidak ada batu, melainkan tanah kuning," jelasnya.

Dia menambahkan, sebelumnya, jalan lorong tersebut banyak batunya, dan bila hujan tiba tidak pernah terjadi becek seperti saat sekarang ini," seharusnya jalan itu ditingkatkan bukan pengerasan, karena sudah terlalu banyak ditimbun dan sekurang-kurangnya material yang digunakan Base c," kata Zulkifli, yang disapa akrab Abon.

Sebelumnya, pihak rekanan berjanji kepada warga segera menambah material batu di jalan lorong tersebut." Kendati demikian Pengerasan terhadap jalan lorong itu sudah sering kali dilakukan," pengerasan dilakukan mulai dari dana PNPM, dan dana BKPG, jadi, ini sudah lebih cukup, anehnya ketika pengerasan dilakukan akhir 2014 kemarin, malah jadi rusak dari sebelumnya," sambung Abon.

Sementara itu, Sekretaris Pekerjaan Umum Cipta Karya Edi Anwar, kepada Globalaceh.com, Senin (2/2) mengatakan, akan kita lakukan croscek kelokasi." kalau memang terdapat tidak sesuai terhadap pekerjaan yang dikerjakan rekanan atau tidak sesuai dengan juknis, maka, akan kita panggil, dan akan kita beri sangsi," demikian kata Edi. (Ist)