Iklan

Polisi Gagalkan Penyelundupan 450 Karung Bawang Merah Asal Thailand

Ilustrasi
Medan - Penyelundupan bawang merah ilegal ke Sumatera Utara kembali digagalkan petugas kepolisian. Kali ini, satu truk berisi 450 karung bawang ilegal asal Thailand yang hendak di pasok melalui pelabuhan kecil di Desa Damar Condong Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat berhasil digagalkan petugas Polsek Pangkalansusu.

Informasi yang diperoleh tribun-medan.com, Polsek Pangkalansusu mendapat kabar adanya penyelundupan bawang ilegal di wilayah hukumnya. Berbekal informasi tersebut, Kapolsek Pangkalansusu bersama anggotanya kemudian mengintai sejak Kamis (24/3/2016) kemarin.

Pada Sabtu (26/3/2016) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB, satu truk Colt Diesel Canter HD 125 PS warna kuning BK 9504 DC yang dicurigai membawa bawang ilegal melintas di seputaran Dusun VIII Paluh Udang, Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalansusu, Kabutapen Langkat. Tanpa buang waktu, petugas Polsek Pangkalansusu langsung melakukan pengejaran dan penangkapan.

Saat truk dihentikan, sopir bernama Indra Purnama alias Iin alias Pungkring (36) warga Dusun Kelapa Lima, Desa Sukaramai Dua, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang bersama kernetnya, Sukandar alias Keling (35) warga Dusun Paya Ulat, Desa Sukaramai Dua, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang tak mampu menunjukkan surat-surat dan dokumen kepemilikan bawang.

Polisi pun langsung meringkus keduanya beserta barang bukti. Kepala Kepolisian Resort Langkat, Ajun Komisaris Besar Dwi Asmoro ketika dikonfirmasi tribun-medan.com mengaku barang bukti saat ini tengah dalam perjalanan menuju Polres Langkat.

"Memang benar ada bawang ilegal yang diamankan anggota. Saat ini tengah dalam perjalanan ke polres," katanya via selular, Sabtu siang.

Dwi menjelaskan, adapun tiap karung bawang yang disita seberat 20 Kg. Merk bawang asal Thailand ini Superior Shalots.

"Sekarang ini masih dalam pengembangan. Kasusnya masih kami selidiki," kata Asmoro. ( tribun-medan.com)