Iklan

Pelaku mesum dicambuk di Simeulue

Simeulue – Polisi Syariat Islam (WH) Kabupaten Simeulue melakukan hukuman cambuk terhadap
dua orang pasangan pelaku mesum, Jum'at,  15 April 2016 di halaman Mesjid Agung Baiturrahmah Sinabang.

Pasangan bukan muhrim ini bernama Anil Darmawan alias Anil Bin Azhar K (33) warga Desa Suka Jaya dan
Ani Aisi Fidiatil warga Desa Langi, Dusun Serafon Kecamatan Alafan, Kabupaten Simeulue. Mereka
telah melanggar Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang mesum.

Eksekusi pencambukan pasangan mesum tersebut disaksikan ribuan masyarakat Kota Sinabang dan juga turut disaksikan Muspida dan Muspika setempat.

Kasatpol PP/WH Kabupaten Simeulue Ali Hasmi. SH kepada globalaceh.com mengatakan,  pada bulan Desember lalu pasangan ini ditangkap oleh pihaknya saat sedang melakukan mesum layaknya hubungan suami istri di sebuah gudang milik kantor Perikanan dan kelautan Simeulue.

Pasangan inipun digelandang ke Mapolres Simeulue  untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut." Hari ini,  sudah sampai masa eksekusinya, ya harus dilakukan hukumnya yaitu Cambuk," katanya.

Masing – masing pelaku dicambuk untuk laki – laki sebanyak 16 kali cambuk sedangkan untuk perempuan  11 kali cambukan," Sebenarnya ada delapan kasus pelanggaran Qanun Aceh yang akan di eksekusi, namun dikarenakan pemeriksaan yang belum selesai dilakukan, mengakibatkan eksekusi secara kolektif tidak bisa di laksanakan, " demikian ungkap Hasmi. (Ajiar)