Iklan

Meswanto : Semua peralatan yang sudah diterima dari Kementan digunakan untuk peningkatan hasil produksi di bidang pertanian

Langsa - Bantuan demi bantuan kembali mendatangi Markas Kodim (Makodim) 0104/Aceh Timur. Kali ini, giliran mesin diesel Pompa Air bermerk Kubota yang berlabuh.

Pompa Air sebanyak 70 unit ini mendarat setelah diangkat dari Mobil Alat Berat (Tronton) oleh Mobil Kran pada saat penurunan di Lapangan Upacara Makodim, Senin (13/5).

Seperti yang disampaikan oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0104/Atim Letnan Satu Infanteri (Lettu Inf) Meswanto yang berada dilapangan pada saat itu, mesin pompa air ini merupakan bantuan lanjutan dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) setelah beberapa bantuan seperti Mobil Tractor, Tractor Tangan (Hand Tractor) dan lain sebagainya tiba di Makodim Langsa beberapa waktu sebelumnya.

"Semua peralatan yang sudah diterima dari Kementan ini akan digunakan dalam rangka peningkatan hasil produksi di bidang pertanian, khususnya wilayah binaan Kodim 0104 yang meliputi 3 kabupaten seperti Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang." terang Meswanto.

Lanjutnya, sehingga program ketahanan pangan yang sudah dijalin antara Kementan dengan TNI ini dapat berjalan sesuai rencana dengan hasil maksimal.

Mesin Pompa Air produksi PT. Kubota Indonesia ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk pengairan sawah (Irigasi),"sehingga para Petani bisa bernafas lega karena sawahnya akan terhindar dari kekeringan." ujarnya.

Penggunaannya akan disebar ke seluruh pelosok wilayah Kodim Atim pada saat musim tanam, begitu juga dengan peralatan pendukung lainnya yang sudah diterima dari Kementan. Kodim 0104/Atim telah menyebar para Babinsa di setiap desa sebagai pendamping.

"Oleh karena itu, para Babinsa juga akan membantu petani dalam meningkatkan produksi pangan. Masing-masing Babinsa akan turun kelapangan untuk mengawasi peralatan yang sudah disalurkan oleh Kementan, dan membimbing petani agar mendapat hasil produksi yang maksimal." pungkasnya seraya menambahkan Babinsa ini terlebih dahulu akan mendapatkan pelatihan untuk mengoperasionalkan alat tani tersebut, sehingga nantinya bisa mengajarkan para petani untuk mengawasi sendiri agar lebih mandiri.

Meswanto berharap, semoga bantuan dari pemerintah ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Rakyat Indonesia, sehingga program ketahanan pangan ini dapat berjalan dengan maksimal dan seluruh penduduk Indonesia dapat hidup dengan sejahtera. (Red)