Iklan

Pemutusan Lampu Jalan, Ini Kata Kadis BLHKP Atim : PLN Tidak Transparan Terkait Tunggakan Rekening PJU

Kadis BLHKP Atim,  Drs. Fakhrurrazi, MM
Aceh Timur-  Tunggakan rekening Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kabupaten Aceh Timur,  mencapai Rp13,9 miliar selama 15 bulan. Akibatnya,  PT PLN Persero Area Langsa, memutuskan lampu jalan di Kota Idi dan sekitarnya, Jumat (2/8/2016) pagi.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Kabupaten Aceh Timur, Drs. Fakhrurrazi, MM, kepada media ini, Jumat (2/8/2016) malam, mengatakan,  tunggakan tersebut dinilai tidak wajar dan untuk itu,  pemkab setempat menunggu transparansi dari pihak PLN dari mana sumber tunggakan sebesar itu.


"Pemkab bukan tidak mau membayar tunggakan rekening PJU tetapi jauh sebelumnya sudah menyurati kantor PT  PLN Area Langsa untuk mempertanyakan dari mana sumber tunggakannya dan sampai saat ini belum ada jawaban dari perusahaan listrik negara tersebut," pungkasnya.


Dia menambahkan, setiap tahun tunggakan selalu meningkat padahal pihaknya sudah melakukan meterisasi ( Meteran Pra Bayar Token_Red) PJU sejak tahun 2013 sampai 2016 sudah mencapai 41 titik. " Kok malah tunggakan rekening selalu naik bukan malahan turun dan ini menjadi tanda tanya, ini perlu transparansi ( Terbuka_Red) dari pihak PLN." imbuhnya.


Katanya lagi, sebelum melakukan meterisasi,  tunggakan rekening PJU pada tahun 2013 dan 2014 sebesar, Rp.  6 milyar. Pada tahun 2014 tunggakan tersebut dibayar, Rp. 2 milyar dan sisa tunggakan sebesar Rp. 4 milyar.


Kemudian,  tahun 2015 berjalan terbayar lagi Rp. 6,3 milyar. Akhir tahun 2015 masih juga tertunggak rekening sebesar Rp. 11, 9 milyar. Tahun 2016 berjalan terbayar lagi, Rp.  4,7 milyar.

" Yang menjadi anehnya, akhir bulan Agustus 2016 lalu, pihak PLN melayangkan surat pemberitahuan tunggakan rekening PJU sebesar Rp.  13, 9 milyar.Tunggakan rekening selalu dibayar, meterisasi terus bertambah dan kenapa sisa tunggakannya tidak habis- habis, kok malah meningkat." cetus pria yang siapa akrap Pak Razi seraya menambahkan, selama ini PT  PLN menagih hutang tunggakan rekening PJU kepada Pemkab Aceh Timur hampir Rp. 12 milyar setiap tahunnya. Sementara, setoran pajak yang diterima hanya berkisar antara Rp. 3 sampai 3,8 milyar dari 8 persen pembayaran rekening pelanggan, jadi setiap tahunnya PLN membebani tunggakan ke pemkab setempat sebesar Rp. 8 milyar/ pertahun. (Red)