Iklan

Dandim 0811/Tuban Dukung Gerakan ‘Deklarasi Anti Hoax’




Tuban-          Sebagai bentuk memerangi berIta palsu, hari ini digelar Diskusi dan Deklarasi 'Masyarakat Tuban AntiHoax', yang berlangsung diGedung Rektorat Lantai 2 Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Jumat (20/1/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 orang, diantaranya Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo,Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, Rektor Unirow, Dr. Supiana Dwi Nur Cahyani, Kepala Dinas Kominfo, Heri Prasetyo, MM dan Ketua PWI Tuban, Pipit.

Dandim Tuban, Letkol Inf sarwo Supriyo, menyatakan dukungannya terhadapgerakan tersebut.    "Saya sangat mendukung kegiatan ini, sebagai komitmen kita untuk lebih peduli dan bersama-sama memerangi penyebaran berita-berita bohong atau istilah kerennya disebut 'HOAX' yang saat ini marak di media sosial," ujarnya.

Menurutnya Dandim Tuban, banyak informasi hoax yang viral di media socialkemudian memicu keributan bahkan merembet menjadi kerusuhan fisik. Hal ini juga berpotensi mengganggu keamanan nasional.

"Perkembangan IT berdampak pada disintegrasi bangsa, oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam menggunakannya," ungkapDandim.

Dandim menambahkan, generasi muda rentan terpapar oleh penyebaran beritapalsu di media sosial. Hal tersebut dikhawatirkan dapat merusak generasi mudasebagai penerus bangsa.

"Generasi muda merupakan yang paling rentan terhadap bahaya hoax, sangatdisayangkan kalau Indonesia yang akan datang diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas dalam bermedia sosial. Jangan sampai penyesalan kita bayar dengan penderitaan yang panjang," imbuhnya.