Iklan

Gantungkanlah Cita-Citamu Setinggi Langit

KUPANG,  " Gantungkanlah  cita-citamu setinggi langit. Ketika kamu jatuh, bintang-bintang akan menahanmu." Kalimat motivasi tersebut disampaikan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat menerima kunjungan Siswa/i SD Kristen Citra Bangsa di Aula Sasando lantai 4, Kantor Gubernur NTT, Rabu (25/1/2017).
Demikian Siaran Pers Humas Setda Provinsi NTT yang diterima wartawan media ini, Rabu (25/1/2017) siang.
Di hadapan 108 siswa/i SD Kristen Citra Bangsa, Gubernur Lebu Raya mengisahkan kembali perjalanan hidupnya sebagai seorang anak petani.
" Saya menghabiskan masa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama SMP di sebuah kampung kecil di Adonara, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Untuk bersekolah, saya berjalan kaki sejauh  kurang lebih dua kilometer. Sejak kecil makanan utama dalam keluarga kami adalah jagung, ubi dan kacang-kacangan. Namun, saya selalu menjadi juara di kelas. Saya baru menginjakkan kaki di Kantor Gubernur pada saat menjadi mahasiswa", begitu cerita Frans Lebu Raya, sembari melukiskan bahwa dirinya tidak pernah bermimpi akan menjadi seorang gubernur.
Lebih lanjut Gubernur dua periode itu menguraikan, segala kesulitan dan rintangan yang dihadapi itu, tidak menyurutkan niatnya untuk terus berjuangan demi meraih pendidikan yang tinggi.
"  Hidup selalu butuh perjuangan. Perjuanganlah yang membuat orang menjadi dewasa. Tugas seorang anak sekolah adalah belajar, belajar dan belajar", tegas Gubernur yang pernah dinobatkan sebagai salah satu mahasiswa teladan seluruh Indonesia pada tahun 1987 itu.
Terkait pendidikan di NTT, Gubernur menegaskan kembali komitmennya untuk membangun pendidikan yang bermutu dengan meningkatkan kualitas guru, fasilitas pendidikan dan proses belajar mengajar yang lebih humanis.
" Anak-anak harus diberi kesempatan untuk bersekolah bukan disuruh untuk mencari nafkah bagi keluarga. Pemerintah Provinsi NTT terus berupaya memberikan beasiswa kepada anak-anak sekolah, dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Anak-anak hendaknya sejak kecil ditanamkan tentang etika dan sopan santun, berakar pada budaya dan adat istiadat," himbau Gubernur yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa saat berkuliah di Undana.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Kristen Citra Bangsa Dra. Dihartati dalam laporannya menjelaskan tujuan audiensi dengan Gubernur NTT.
" Anak – anak ini ingin mengenal lebih dekat sosok pemimpinnya. Mereka mau menimbah inspirasi dari kisah hidup Gubernur untuk dijadikan motivasi dalam meraih cita – citanya. Di samping itu mereka juga ingin melihat dan mengenal gedung Kantor Gubernur baru yang merupakan salah satu kebanggaan masyarakat NTT", jelasnya.
Dalam acara tatap muka tersebut, siswa/i SD Kristen Citra Bangsa mempersembahkan dua puisi khusus untuk Gubernur NTT. Aurel, siswi kelas VI membacakan puisi berjudul Belajar Dari Dirimu. Siswi kelas VI lainnya Diarneta, membawakan puisi berjudul Frans Lebu Raya. Wajah sumbringah menghiasi para murid kelas IV hingga kelas VI Sekolah Dasar Swasta itu.
Selain ruang kerja Gubernur, 108 siswa/siswi yang didampingi tujuh orang guru itu juga melihat ruang kerja para ASN berlantai 5 itu.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Biro Kesra NTT, Barthol Badar dan Sekretaris Dinas Pendidikan NTT, Aloisius Min. (Ang)