Iklan

Realisasi Pupuk Bersubdisi Dikawal Ketat



Tuban- Untuk menertibkan pendataan kebutuhan dan realisasi kebutuhanpupuk bersubsidi,  petani di Kecamatan Widang menggelar pertemuanpenyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi, Rabu (25/1/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0811/08 Widang, Kapten Arh Sutomo,melaporkan luas lahan pertanian ke Dinas Pertanian dan Ketahanan PanganKab.Tuban, dengan tujuan dinas dapat menghitung kebutuhan pupuk subsidipetani secarariil. Ia berharap, ketua kelompok tani aktif mengawal para petanidan jemput bola untuk meminta dan mendata lahan pertanian mereka.

"Realisasi pupuk oleh distributor pupuk resmi di Kecamatan Widang kepadapetani tahun  2017 baru mencapai 50 %  dari luas lahan pertanian yang ada di Kecamatan Widang," ungkapnya. Dengan berbagai keterbatasan petani, penggunaan pupuk ditingkat petani ditengarai masih belum sesuai dengankaidah sehingga produksi pertanian belum optimal.

Pemerintah sangat berkepentingan untuk melakukan berbagai kebijakandibidang pupuk untuk menciptakan iklim kondusif bagi penyediaan pupuk di Indonesia, sehingga petani mudah mendapatkan pupuk sesuai kebutuhannya, kebijakan tersebut antara lain pemberian subsidi seharga pupuk bagi petani.


Sementara, Kepala UPTD Pertanian dan Ketahanan Pangan Kec.Widang,Moh.Asyari menjelaskan dalam melaksanakan penyusunan RDKK dilakukansecara bertahap dan berjenjang, mulai dari penyusunan ditingkat kelompok tanihingga rekapitulasi tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi.

"Melalui sosialisasi penyusunan rencana definitif kebutuhan kelompok, diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan yang nantinya sebagaiacuan dalam penyusunan RDKK di tingkat kelompo ktani," ungkapnya.