Iklan

Hujan-Hujan Bupati Datangi Rumah Penerima Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

PACITAN,   Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Pacitan, Indra Gunawan, mengapresiasi keseriusan Bupati Pacitan, Indartato, atas perlindungan jaminan sosial para pekerja. Orang nomor satu di Kabupaten Pacitan ini menginginkan semua warganya yang bekerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.


Dorongan Indartato agar semua masyarakat pekerja terlindungi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya sekedar lisan atau himbauan, tapi dibuktikan dengan tindakan.


Disebutkan Indra, Bupati Pacitan di antaranya telah mendaftarkan seluruh tukang sapu di wilayah kabupaten ini menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kemudian, Bupati juga telah menganggarkan kepesertaan para perangkat desa se-Kabupaten Pacitan.


Lebih dari itu, Jumat (10/2/2017) kemarin Bupati Indartato sampai rela berhujan-hujan ke rumah 2 warga di dua desa Wilayah Kecamatan Pacitan untuk menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan.


Dengan didampingi Indra Gunawan, Bupati Indartato menyerahkan santunan kematian peserta BPJS Ketenagakerjaan atas nama almarhum Mohammad Mahfuzh dan almarhum Djoko Soenarto.


Santunan itu diterima istri almarhum masing-masing. Asri Sutarti, istri almarhum Mohammad Mahfuzh,  karyawan PT Pos Indonesia Kantor Pos Ponorogo, terima santunan Rp50.534.640,-.


Sedangkan Sukatmi, istri almarhum Djoko Soenarto, karyawan Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Pacitan, menerima Rp24.910.520,-.


Kepada ahli waris kedua almarhum,  Bupati Indartato menyampaikan ikut belasungkawa, di samping pesan agar dana santunan BPJS Ketenagakerjaan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk biaya melanjutkan hidup.


Bupati berharap semua pekerja daftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dia mengatakan, program BPJS Ketenagakerjaan memberi manfaat besar.


Sebab, bila peserta mengalami kecelakaan kerja seluruh bea perawatannya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Dan, bila pekerja meninggal dunia, ahli warisnya dapat santunan Rp24 juta.


Ditegaskan Indartato, Pemerintah Kabupaten Pacitan, mulai dari dirinya selaku Bupati, Sekda, Camat, Lurah, Ketua RW sampai Ketua RT, bersama BPJS Ketenagakerjaan akan lebih gencar melakukan sosialisasi.


Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan, Indra Gunawan, menyatakan, sangat berterimakasih atas suport Bupati Pacitan Indartato dalam mendorong semua pekerja untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.


Menurutnya, untuk bisa melindungi jaminan sosial semua pekerja memang perlu dukungan nyata banyak pihak, di antaranya pemerintah, pemberi kerja dan pekerja itu sendiri.


Dia mengatakan, jumlah pekerja yang sudah menjadi peserta di KCP BPJS Ketenagakerjaan Pacitan tercatat 7.500 tenaga kerja formal, dan baru 345 tenaga kerja aktif dari sektor informal atau bukan penerima upah (BPU).


Indra juga menyampaikan, selama tahun 2016 lalu KCP BPJS Ketenagakerjaan Pacitan telah membayar Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp112.545.730,- untuk 9 kasus, Jaminan Kematian (JKM) Rp108.000.000,- untuk 4 ahli waris, dan Jaminan Hari Tua (JHT) 838 peserta sebesar Rp3.933.322.290,-. (Ganefo)

Teks Foto: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pacitan (2 dari kiri) dan Bupati Lamongn (5 dari kiri), serahkan dana JKM, Jumat (10/2/2017).