Iklan

Satkorwil Banser Babel Minta Kader Tenang Soal Rais Am PBNU

PANGKALPINANG,  Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bangka Belitung, angkat bicara terkait pemberitaan yang menyudutkan KH. Ma'ruf Amin selaku Rais Am sekaligus Ketua MUI, saat memberikan kesaksian terhadap kasus Ahok.


Melalui Satuan Kordinator Wilayah (Satkorwil) Banser Babel, Irwandi Pasha mengatakan pihaknya sangat menyayangkan hal ini terjadi. Karena KH. Ma'ruf Amin dalam memberikan kesaksian terhadap kasus Ahok sebagai saksi ahli.
"Beliau ini kan sebagai saksi ahli, dia memberikan sesuai dengan keilmuannya. Kalau nanti kesaksian nya dianggap tidak sesuai ada mekanisme lain salah satunya dituangkan dalam nota pembelaan," ujar Kasatkorwil Banser saat konferensi pers di sekretariat Ansor, Rabu (01/01/17).
Kita menghimbau kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk tetap tenang dengan situasi yang sudah mengganggu seluruh umat Nahdlatul ulama.
"Kita minta seluruh kader GP Ansor dan Banser untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing dengan situasi tersebut," katanya.
Dirinya pun meminta kepada semua pihak, terutama Ahok dan tim kuasanya agar cermat dan tidak memunculkan hal-hal yang menyinggung eksistensi Rais Am PB NU, KH. Ma'ruf Amin yang juga ketua MUI Pusat.
"Kita minta kepada Ahok beserta timnya untuk tidak menyudutkan eksistensi Rais Am PB NU, KH. Ma'ruf Amin Karena akan menimbulkan permasalahan yang baru," tuturnya.
Ia pun menegaskan jika benar Ahok ingin melaporkan KH Ma'ruf Amin ke pihak berwajib maka itu suatu hal yang keliru dan harus segera minta maaf secara terbuka. (Fer).