Iklan

Warga Desak Sudin Cipta Karya Jakut Tindak Gudang Tak Berijin







JAKARTA, 

Warga Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara meminta instansi terkait untuk mengecek status ijin mendirikan bangunan (IMB) gudang yang berdiri diatas tanah yang saat ini sedang bersengketa. Mengingat kasus tanah bersengketa tersebut hingga kini belum mendapatkan jalan keluar alias siapa yang berhak atas tanah tersebut belum ada titik jelas.

Tanah yang diatasnya berdiri sebuah gudang di Jalan Marunda Marunda Baru, RT 07/05, Kelurahan Marunda saat ini statusnya masih bersengketa. Dimana dari informasi yang dihimpun tanah tersebut di klaim dua orang yakni Haji Abdullah dengan Mulyati binti Mursid.

"Status tanah masih bersengketa, namun entah mengapa diatas tanah tersebut bisa berdiri gudang. Apakah pemerintah tak mengetahui hal itu, atau memang pemerintah pura-pura tidak tahu atas hal itu,"kata warga Marunda yang enggan namanya di sebutkan, kepada beritalima.com tak jauh dari lokasi gudang tersebut, Senin (13/02/2016).

Iapun berharap pemerintah bisa menyikapi hal itu dengan segera dan memastikan status tanah dan ijin gudang benar-benar bisa dipertanggung jawabkan.

"Unit terkait dalam hal ini Sudin Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Utara maupun Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kecamatan Cilincing harus mengambil tidakan tegas, karena sudah jelas gudang tersebut tak ada ijin," pinta nya.

Yudha Marhen Pemerhati Kebijakan Publik ketika dimintai tanggapanya terkait hal tersebut mengatakan, "Sudah tentu tanah yanh masih ber sengketa tidak bisa keluar ijin IMB nya, karena dasar dari IMB adalah Sertifikag Tanah,"bebernya.

Sedangkan untuk mendirikan suatu bangunan tambah Yudha pemilik harus terlebih dahulu mempunyai IMB dari PTSP Kota jika gudang yang di bangun.

"Bila kegiatan membangun tidak sesuai Perda nomor 7 Tahun 2010 tentang tata cara mendirikan bangunan di wilayah DKI Jakarta dengan kata lain melanggar sudah barang tentu Unit terkait memberikan tindakan tegas," tambahnya.

Saat dikonfirmasikan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) maupun Kasudin Cipta Karya Penataan Ruang dan Pertanahan serta Kasie Cipta Karya Penataan Ruang dan Pertanahan Kecamatan Cilincing belum dapat dikonfirmasikan karena tidak berada di tempat.  (Edi)