Iklan

Gus Sholah : Jangan benturkan Islam dengan Indonesia

Pemimpin pondok pesantren (ponpes) Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, KH. Sholahudin Wahid (Gus Sholah) meminta kepada semua pihak tidak membenturkan Islam dengan Indonesia. Menurutnya, perpaduan antara Islam dan Indonesia tidak bisa ditawar karena menjadi faktor utama terciptanya persatuan Indonesia.



"Kan ada kelompok yang seperti itu. Yang mengatakan jika memilih Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) berarti tidak cinta Indonesia. Itu kan ngawur," kata Gus Sholah usai menjadi nara sumber dalam diskusi Oase Bangsa "Menggagas Pemimpin Berkualitas", Rabu (08/03/2017) di Hotel Mercure, Surabaya.

Adik kandung mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini menegaskan pertentangan sudah lama terjadi dan rampung pada tahun sembilan puluhan saat era orde baru. Karena itu, urusan politik yang saat ini bermuara dari Pilkada DKI yang membutuhkan pemahaman agar tidak terjadi konflik.

"Janganlah sampai terulang lagi. Itu sudah pernah terjadi dan baru selesai setelah era orde baru berhenti memusuhi Islam," katanya.

Sementara itu, ketika ditanya tentang kriteria pemimpin yang berkualitas, Gus Sholah mengatakan minimal sesuai dengan yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW yaitu amanah, fathonah, sidiq, dan tabliqh.

"Minimal memenuhi kriteria empat itu, yah mungkin bisa ditambahkan keberanian. Kalau adil itu saya kira bagian dari amanah. Pasti ada yang seperti itu coba dicari," tambah Gus Sholah.