Iklan

Darwati Lantik Ketua PKK dan Dekranasda Aceh Timur

Aceh Timur -- Ketua PKK dan Dekrasda Aceh, Darwati A. Gani, melantik Fitriani binti Darwis sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Aceh Timur, di Gedung Serbaguna Pendapa Bupati, Kamis 13 Juli 2017.

Pelantikan tersebut ikut disaksikan oleh Bupati Aceh Timur terpilih dan wakilnya Hasballah bin M. Thaib dan Syahrul bin Syamaun.

Darwati menyebutkan, dirinya percaya Fitriani akan mampu melaksanakan tugas disertai dengan rasa tanggungjawab dalam menjalankan tugasnya.

"Peran serta PKK dan Dekranasda sangat penting dalam menyukseskan pembangunan di Aceh Timur," kata Darwati.

Darwati mengatakan, Fitriani merupakan figur yang sudah sangat memahami Aceh Timur. Pada periode lalu, Fitriani telah menjalankan program dengan baik. Diharapkan pada periode kedua ini, ia bisa membuat terobosan yang lebih baik lagi.

Dua hal utama diminta Darwati untuk ditingkatkan, yaitu aspek ekonomi dan budaya. Dengan demikian, identitas kebudayaan daerah akan semakin dikenal seiring dengan berkembangnya perekonomian masyarakat.

"Kegiatan promosi perlu ditingkatkan. Produksi kerajinan di Aceh Timur sudah sangat bagus. Manfaatnya tidak hanya memperkenalkan usaha kerajinan tapi juga pada pelestarian kebudayaan," kata Darwati.

Darwati meminta agar Bupati Aceh Timur mengarahkan setiap desa untuk menyalurkan anggaran yang bersumber dari dana desa untuk dipergunakan oleh PKK Desa. Dana itu nantinya bisa digunakan untuk mengaktifkan posyandu sehingga PKK dari tingkat paling bawah bisa berperan bagi masyarakat umum khususnya bagi kaum ibu yang mempunyai bayi untuk diberikan imunisasi rutin.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PKK Aceh Timur, Hasballah bin M. Thaib menyebutkan PKK dan Dekranasda berperan besar dalam pemberdayaan ekonomi keluarga. Kedua lembaga ini merupakan mitra kerja pemerintah dalam hal pencipta dan pencinta seni untuk peningkatan produktivitas dalam masyarakat.

"PKK dan Dekranasda adalah wadah bagi pembinaan kerajinan serta kesempatan usaha di masyarakat," kata Hasballah. (Red)