Iklan

Bibir Sehat Bibir Cantik

Siapa yang tidak ingin memiliki bibir yang sehat? 

Bibir adalah salah satu daya tarik kaum wanita. Hal tersebut membuat kebanyakan wanita rela mewarnai bibir mereka dengan stik warna yang kita kenal sebagai lipstik. Agar penampilan mereka lebih sempurna dan tentunya menarik perhatian lawan jenisnya.

Dikutip dari kompas.com, sejak 1921, penggunaan lipstik menyebar ke Inggris dan seluruh dunia. Hingga saat ini, lipstik terus dikembangkan mulai dari warna hingga jenisnya. Ada warna cerah seperti merah, pink, dan oranye. Sampai warna gelap seperti coklat dan ungu. Selain itu juga jenis lipstik sudah beragam, ada lipstik glossy, lipstik cream, sampai lipstik matte.

Bagi pecinta lipstik sebaiknya tidak hanya rajin dalam hal berganti warna lipstik ataupun tekstur lipstiknya. Kesehatan bibir juga harus tetap dijaga. Terutama pengguna yang memiliki alergi terhadap beberapa kandungan lipstik.

Bunga Limita, salah satu penggemar lipstik dari kalangan mahasiswi berkata, "Aku pernah pake salah satu lipstik yang sifatnya cair dan langsung nempel di bibir. Setelah itu bibir aku jadi kering banget dan pecah-pecah." Hal itu terjadi karena ia tidak berhati-hati dalam membeli lipstik, juga kurang menjaga kesehatan bibirnya. Wanita kelahiran 1997 itu menambahkan, "Setelah kejadian itu, aku berhenti pakai lipstik produk itu. Kemudian jadi rajin merawat bibir. Setiap malam, aku pakai madu di bibir. Paginya aku pakai pelembab bibir. Terus setelah pemakaian nggak lupa aku bersihin."

Pengguna lipstik yang memiliki alergi terhadap lipstik seharusnya memilih lipstik yang tidak memiliki kandungan timbal. Bisa juga diminimalisir dengan menggunakan lip care. Hal tersebut disampaikan oleh Novita Ambarwati, seorang analis kimia kelahiran 22 November 1987.
"Sering gunakan lip care, pakai lipstik yang tidak mengandung timbal dan sudah lulus BPOM, 
serta rajin makan buah dan minum cukup air putih," tambah Novita.

Misiati

Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta