Iklan

PPI Tiongkok Tuan Rumah Simposium PPI Dunia Asia-Oseania 2019

TIANJIN, RRT,  Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Republik Rakyat Tiongkok terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Simposium Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Kawasan Asia-Oseania 2019. Simposium tersebut rencananya akan diselenggarakan sekitar bulan April atau Mei 2019 di Kota Tianjin, RRT, Kamis (24/5).

Ketua PPI Tiongkok (PPIT) Fadlan Muzakki mengatakan, PPIT sudah membahas mengenai pelaksanaan Simposium PPI Asia-Oseania 2019 dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing (KBRI Beijing). Pembahasan tersebut berlangsung seiring dengan kunjungan pengurus PPIT pusat dan cabang ke KBRI Beijing pada 16 Mei 2018.

"Soal persiapan simposium, PPIT sudah bertemu dan berdiskusi dengan Bapak Djauhari Oratmangun selaku Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia bersama Bapak Priyanto Wibowo selaku Atase Pendidikan," kata Fadlan.

Menurutnya, terpilihnya PPIT sebagai tuan rumah simposium Asia-Oseania 2019 merupakan sebuah kehormatan dan bentuk kepercayaan PPI Dunia kepada PPIT. Hal ini menjadi kesempatan yang baik sebagai ajang berkumpulnya seluruh perwakilan PPI Kawasan Asia-Oseania di Tianjin, Tiongkok. 
Sebanyak 14 PPI akan ikut bergabung pada Simposium PPI Dunia Asia-Oseania 2019, yaitu PPI Australia, PPI Brunei Darussalam, PPI Tiongkok, PPI Filipina, PPI India, PPI Jepang, PERPIKA (Korea), PPI Malaysia, PPI Selandia Baru (Wellington), PPI Singapura, PPI Taiwan, PERMITHA (Thailand), PPI Sri Lanka, dan PPI Bangladesh. 

"Pada simposium tersebut juga direncanakan akan diselenggarakan International Conference yang bertajuk Indonesia-China Young Scholar Forum," sebut Fadlan. 
Ia menjelaskan, nantinya seluruh peserta bisa mengumpulkan dan menampilkan kajian-kajian, hasil-hasil pembahasan yang bisa menguatkan hubungan antara Indonesa dan Tiongkok dari perspektif pelajar Indonesia. Pada kesempatan tersebut juga akan diselenggarakan Rapat Kerja Tengah Periode (RKTP) pertama yang akan diselenggarakan pada tahun 2019 di Tianjin dengan bantuan dari PPIT Cabang Tianjin dan Beijing.

"Pihak KBRI sendiri mendukung penuh agenda kegiatan yang akan diadakan oleh PPIT dan menyerahkan sepenuhnya kepada PPIT mengenai materi dan agenda dari RKTP yang akan dibuat," ungkapnya. 
Fadlan melanjutkan, kunjungan PPIT ke KBRI Beijing juga juga membahas mengenai agenda-agenda besar yang akan dilaksanakan oleh PPIT dan akan berkolaborasi dengan KBRI Beijing. Sesuai dengan agenda tahunan, PPIT akan mengadakan kegiatan Rapat Kerja Tengah Tahun (RKTT) yang diadakan secara rutin setiap tahun pada bulan Oktober.

"Jadi secara garis besar PPIT memiliki 4 agenda besar yaitu RKTT, RKTP dan Kongres Nasional yang akan diadakan setiap 2 tahun sekali," jelas Fadlan yang baru saja terpilih sebagai Ketua PPIT Periode 2018-2020.  

Sumber : www.beritalima.com