Iklan

Bahaya Penyakit Perempuan, TP- PKK Sidoarjo Adakan Sosalisasi

SIDOARJO,  Upaya mencegah timbulnya bahaya penyakit pada perempuan, TP-PKK kabupaten Sidoarjo  dengan menggelar Sosialisasi bahaya penyakit kanker serviks atau Kanker leher Rahim harus di pahami dengan melalui IVA Tes yang diselenggarakan di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, (rabu, 05/09).

Dengan kegiatan tersebut di hadiri kurang lebih 250 orang anggota PKK kecamatan, desa dan kelurahan hadir dalam sosialisasi tersebut. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin. Wakil Ketua II TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Endang Ahmad Zaini serta pengurus TP-PKK Kabupaten Sidoarjo ikut hadir.

Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan kanker Serviks banyak diderita wanita didunia. Penyakit tersebut dapat disembuhkan apabila diketahui sedini mungkin. Cara mengetahui penyakit tersebut cukup sederhana. Yakni melalui IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) Test ke tempat pelayanan kesehatan. Untuk itu anggota PKK dimintanya dapat melakukan pemeriksaan penyakit tersebut. Selain itu ia meminta ibu-ibu PKK dapat memberikan pemaham dan menggerakkan masyarakat melaksanakan pemeriksaan kanker Serviks melalui IVA Test.

"Ibu-ibu kader PKK yang hadir diharapkan dapat menjadi contoh, memberikan pemahaman dan menggerakkan masyarakat di lingkungannya untuk melaksanakan IVA Tes secara berkala,"pintanya.

Sementara dr. Wasis Nupikso, SpOG selaku nara sumber menambahi penyakit kanker Serviks masih menjadi pembunuh wanita didunia. Selain kanker Serviks, kanker payudara juga menjadi momok bagi wanita. Dua kanker tersebut tersebut banyak ditemui kasusnya didunia. Posisinya menempati peringkat ketiga di dunia. Penyakit ini memang banyak ditakuti, tidak hanya di Indonesia namun juga didunia, tambahnya.

dr. Wasis Nupikso mengatakan penyakit kanker Serviks banyak dijumpai di negara berkembang. 80% kasus baru terjadi di negara berkembang. Ia katakan pasien yang dihinggapi kanker Serviks selalu terlambat melakukan pengobatan. Kebanyakan dari mereka sudah stadium lanjut datang kerumah sakit, 70% yang datang dalam stadium lanjut.

Dokter Kandungan yang bertugas di RSUD Sidoarjo tersebut melanjutkan bahwa penyakit kanker Serviks dapat dicegah. Di Indonesia penyakit kanker Serviks menempati urutan nomer satu yang banyak ditemui. Setiap hari ada 58 kasus baru ditemukan. Yang meninggal sekitar 26 ibu-ibu atau wanita karena penyakit kanker leher rahim ini, pungkasnya. (Kus)