Iklan

Siap Memenangkan Pasar Teknologi, Acer tampilkan Self-Driving Car

Jakarta, 11 Oktober 2018 – Acer baru-baru ini meluncurkan teknologi otomotif self-driving car di Taiwan Automotive Technology Innovation Summit 2018. Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi antara Acer dan Yulon Group - salah satu pabrikan mobil ternama asal Taiwan dan anak perusahaannya HAITEC, serta merk mobil Luxgen. Perusahaan memperkenalkankonsep self-driving car sebagai bentuk komitmen atas penyediaan teknologi pengemudian otomatis berbasis AI (Artificial Intelligence).
“Baik industri otomotif dan TIK sedang mengalami perubahan paradigma; otomatisasi, konektivitas, elektrifikasi, dan servisifikasi adalah tren utama pengembangan di masa depan,” kata Edward Lin, Associate Vice President Value Lab, Acer Inc.” Dalam bidang transportasi pintar, Acer telah memiliki berbagai terobosan seperti tiket elektronik, smart parking, connected cars, dan prediksi lalu lintas. Kami bangga bisa bekerjasama dengan Yulon Group dalam menghadirkan teknologiself-driving car ini.”
Dengan kekuatan Acer di seluruh perangkat lunak, perangkat keras, dan layanan, kami berada dalam posisi yang strategis untuk memanfaatkan teknologi AI untuk memenuhi Mobility as a Service (MaaS).” tambah Lin.

Jung-Kuei Chen, Vice President, Product Engineering Group II HAITEC  mengatakan, “Sebagai tren masa depan di industri otomotif, produsen di seluruh dunia sedang melangkah dari sistem mengemudi otomatis level 2 menuju level 3 dan 4. Dengan Acer, kami bersama-sama meluncurkan konsep self-driving car pertama di Taiwan dengan ADAS (Advanced Driver Assistance Systems), IoV (Internet of Vehicles) dan teknologi autonomous driving. Acer mengintegrasikan kemampuan AI dan cloud-nya dengan platform kendaraan terbuka dari kami dikembangkan secara mandiri.”

Konsep self-driving car level 4 yang siap pakai didasarkan pada platform kendaraan listrik Luxen S3 dengan sistem pengemudian otomatis dari Acer yang meliputi penginderaan, pengambilan keputusan dan kontrol.
Sistem self-driving dari Acer memanfaatkan AI dan algoritma sensor fusi yang disokong oleh posisi kinematik (RTK) real-time, kamera, LIDAR (Light Detection and Ranging), radar MMW, IMU (unit pengukuran inersia) dan sensor ultrasonik.
Teknologi pengemudian otomatis dari Acer ini dihasilkan melalui kemampuan pengendalian yang dinamis melalui pengenalan gambar, deteksi hambatan pada LIDAR, peta berpresisi tinggi dan pemosisian secara real-time untuk melakukan pengereman, manuver, dll.  
Self-driving car memiliki sistem manajemen cloud untuk layanan berbagi mobil sehingga pusat kontrol dapat mengirimkan kendaraan ketika pengguna membuat permintaan transportasi melalui perangkat seluler mereka. Sistem manajemen cloud dapat mengelola penjadwalan, pemantauan, pemberitahuan, dan pelaporan, serta memungkinkan pemantauan keamanan dan intervensi manusia.
Di masa mendatang, sistem pengemudian mandiri dari Acer ini dapat mengaktifkan berbagai tingkat mengemudi otomatisdengan rencana untuk membuka platform bagi mitra dan pengembang untuk berkolaborasi pada layanan mengemudi mandiri digenerasi mendatang.(***)